Assalamualaikum
Curah hujan yang cukup tinggi dimusim penghujan saat banyak membawa perubahan dimulai dari timbulnya penyakit musiman yakni flu dan demam, serta masalah lingkungan yang berubah karena basah air hujan.
berkaitan dengan itu saya mau coba bahas nih soal pengendara roda dua atau lebih sering disebut “bikers” dalam melewati permasalahan tersebut.
aktifitas sehari – hari memang tidak bisa dihilangkan atau ditunda hanya karena hujan karena roda perekonomian teruslah berputar, untuk aktifitas tersebut pastilah dibutuhkan transportasi dan kali ini khususnya bagi pengendara roda dua tidak bisa menghindarkan hujan dijalan. apa aja sih yang harus disiapkan untuk melewati hujan itu.
jas hujan

gunakan jas hujan yang baju dan celana terpisah memang terkesan lebih ribet dan lama dalam menggunakanya kalau dibanding yang model jubah atau ponco, tapi lebih safety tidak kena cipratan air di celana bagian bawah juga menghindari jas hujan tersangkut diroda yang bisa berakibat fatal
Sepatu anti air

jangan menggunakan sendal jepit karena dikhawatirkan saat hujan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terjatuh kaki tidak terlindungi sehingga menyebabkan luka jika luka terkena cipratan air hujan dijalan dikhawatirkan infeksi, jika terlalu ribet harus membawa sepatu dua ada alternatifnya bro and sist

mungkin bisa pakai jas hujan sepatu yang ini bro and sist lebih praktis dan juga lebih baik daripada menggunakan sendal jepit.
mungkin kesanya sepele kedua hal tersebut tapi kita kan ga bisa prediksikan kapan akan hujan lebih baik selalu disiapkan. Tadi itu soal persiapan menghadapinya sekarang bagaimana cara menghadapinya? jika memang harus berkendara dalam keadaan hujan mungkin tips dari saya bisa dilakukan:
>kontrol emosi
dalam berkendara jangan terpaku harus sampai tujuan lebih cepat karena kehujanan, dan jika macet jangan mudah terpancing emosi untuk mendahului
>hindari genangan air
lubang pada saat hujan biasanya selalu tertutup oleh air kita tidak tahu seberapa besar bahkan seberapa dalam lubang tersebut
>kurangi kecepatan dari riding seperti biasa pada saat jalan kering
jika dalam keadaan jalan basah jarak pengereman pasti bertambah jauh jadi hal yang bisa kita lakukan adalah mengurangi kecepatan kendaraan kita.
nah itu tadi tips sederhana dari saya mungkin ada yang mau menambahkan lagi?

nah sekarang sesuai judul jika terpaksa harus melewati jalanan yang tergenang air cukup tinggi atau banjir mari kita bahas.
hal yang sering ditemui saat banjir adalah macet hal ini disebabkan sebagian jalanan tergenang air cukup dalam sehingga para pengendara roda dua maupun roda empat pasti lebih memilih menghindari genangan tersebut sehingga terjadi penyempitan jalan.
oke sekarang bagaimana sih cara menghadapi genangan tersebut.?
pertama kenali dahulu area yang akan dilewati pasti bisa donk memprediksi seberapa ketinggian airnya juga perhatikan ada atau tidak pengendara yang lewat jika tidak ada jangan memaksakan diri nanti bisa bisa malah mogok.
kedua kenali tipe motor yang kita gunakan serta ketinggian motor kita, yang perlu diperhatikan adalah seberapa tinggi kenalpot pembuangan dan ketinggian filter udara, pastikan masih lebih tinggi daripada genangan air.
ketiga jalan melewati genangan dengan kecepatan rendah dibawah 30KM/Jam, kita tidak tahu digenangan air yang kita lalui ada batu atau semacamnya jadi usahakan kecepatan rendah.
keempat gunakan persneling atau gigi rendah tujuannya agar ketika terkena halangan bisa langsung respon cepat menarik gas untuk melewatinya.
kelima sikap posisi tubuh jangan menurunkan kedua kaki mungkin agar seimbang ketika diatas motor justru ini salah bisa menyebabkan kendaraan sulit dikendalikan, rapatkan kedua dengkul lebih dekat bagi yang menggunakan motor sport rapatkan kedua dengkul ke tangki lebih erat lagi, tujuannya agar posisi titik beban lebih seimbang lagi ditengah
keenam bagi pengguna matic sangat tidak disarankan melewati banjir yang cukup tinggi karena posisi CVT motor rendah dari permukaan jalan serta diameter roda yang lebih kecil
mungkin itu saja yang saya ketahui tentang bagaimana melewati banjir mungkin ada yang mau menambahkan?
namun jika sekiranya tidak bisa melewati banjir jangan memaksakan, ga mau kan motor kesayangan bro and sist mogok

Semoga bermanfaat
akhir kata
wassalamualaikum



banjir? naik bus aja
hahahah salah satu solusi bagus
“seberapa tinggi kenalpot pembuangan dan ketinggian filter udara, pastikan masih lebih tinggi daripada genangan air” —> ini sulit bro. air kan muncrat nyiprat kemana-mana
kalau jalurnya sehari hari kita lewati pasti tau ketinggian airnya, jika ada area yg asing bagi kita paling gampang perhatikan tiang listrik seberapa tinggi airnya
#rada ngawur
genangan setinggi mata kaki saja bisa bikin motor mbrebet dan tewas, kalau intake karburator tidak rapat.. tidak pakai spon/kertas filter misalnya.
nah itulah gunanya filter bro, kalo dilepas yah itu sudah resiko sang pemiliknya
Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u
dowo men…..
http://at0zz.wordpress.com/
nek pendek ra penak. kesane gawe artikel gur sak sak’e hahahahaha :p
nyindir po..?
samplukk sisan
huahahahahaha, merasa kesindir to
hahahahahaha